Berlaku ceroboh adalah investasi kegagalan

By | September 18, 2016

ceroboh2Seringnya melakukan kecerobohan bagi setiap orang merupakan sebuah investasi kegagalan yang bisa jadi dari setiap Anda tidak menyadarinya, sehingga akan ada moment terkejut, kecewa, ataupun menyesal atas sebuah hasil yang akan Anda dapatkan.

Beberapa contoh hal yang terjadi atas hasil kecerobohan yang berulang antara lain :

Daerah Anda kebanjiran, bisa jadi di masyarakat Anda sering membuang sampah sembarangan disungai atau kali, sehingga banjir tersebut merupakan hasil dari investasi sampah selama ini. Bisa juga karena sampah daerah tersebut terserang penyakit demam berdarah karena wabah nyamuk

Dipecatnya seseorang dari kantor atau pabrik tempat bekerja, hal ini bisa jadi karena hasil dari investasi keterlambatan masuk kerja selama ini hingga stadium SP 3, atau keteledoran dan hasil kerja yang tidak sesuai prosedur yang telah ditetapkan perusahaan

Kecerobohan juga sering muncul ditengah-tengah keharmonisan keluarga. Seringnya antara suami dan istri tidak benar-benar memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga isu keretakan hubungan suami istri sering santer terdengar oleh tetangga kanan kiri, terkadang bagi pasangan yang telah memiliki anak, menjadi korban atas kecerobohan yang terinvestasikan oleh kedua orang tua mereka, kasihan bukan..

Dan masih banyak lagi contoh kecerobohan yang terjadi hingga sampai berdampak pada hal yang ekstrem atau berbahaya, seperti tertabraknya seorang anak karena bermain dijalanan sendirian, dikarenakan sang Ibu (dalam hal ini orang tua) terlalu asyik dengan aktivitas gadget-nya, miris bukan…

Sebenarnya hal-hal tersebut tidak perlu terjadi, jika masing-masing anggota masyarakat termasuk Anda, memahami dan aktif dalam memberantas kecerobohan tersebut, tentunya dengan cara masing-masing. Kecerobohan memiliki level kecil, sedang dan besar, di level mana Anda sering berdiri, sesering apakah Anda lakukan, dan bayangkan akibat yang akan terjadi.. maka jika telah Anda cermati dan renungkan dengan baik, mulai saat ini langkah yang seperti apakah yang akan Anda ambil untuk hal yang satu ini.

Kelihatannya sepele, yaitu “ceroboh”, tetapi ceroboh sama dengan bahaya atau malapetaka, tinggal level mana yang Anda kerjakan dan level mana akibat yang akan Anda dapatkan. Dapat diacukan memang sepertinya menurut Anda, tetapi bagi jalan hidup Anda, “ceroboh” sama dengan kelalaian yang bisa jadi Anda sengaja, seperti kesengajaan Anda melanggar aturan lalu lintas dijalan, masih untung bertemu dengan polisi yang siap untuk menegur dan meluruskan kesalahan Anda, bagaimana jika bertemu dengan malaikat maut, menyesal bukan…

Jika faktor penyebab kecerobohan ini dapat Anda minimalisir dengan hati-hati dan dengan sikap yang bijak, maka insya Allah tujuan dan cita-cita Anda akan dapat tercapai dengan baik dan soal apakah yang akan terjadi pada Anda itu adalah rencana Tuhan selanjutnya, yang terpenting berdo’a dan bersikap bijaklah dalam menjalani kehidupan

Demikian artikel yang TUKARPIKIRAN.NET dapat sajikan, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Saran dan masukan yang bersifat membangun dapat Anda tinggalkan melalui kolom komentar yang tersedia. Terima kasih..

 

Share on Facebook5Share on Google+0Tweet about this on Twitter0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *