Blogging sebagai Sarana Aktualisasi Diri

By | September 25, 2016

aktualisasi

Nge-Blog merupakan kegiatan inspiratif yang memacu penulisnya untuk memaksimalkan seluruh bakat kreatifitasnya dalam menuangkan ide-ide atau hasil pemikiran terbaiknya untuk dibagi kepada orang lain. Tak heran jika seorang Bloger telah menetapkan standar dan ciri khas terhadap materi konten dan gaya penyampaiannya. Sebagai seorang blogger pemula proses belajar dan mempelajari adalah suatu keharusan yang menjadi bagian dari cerita suksesnya dimasa yang akan datang, ukuran waktu lamanya tergantung dari seberapa ulet dan gigihnya dalam melakukan percepatan terhadap aktifitas tersebut.

Blogging oleh TUKARPIKIRAN.NET dapat dijadikan ajang untuk mengembangkan ide dan sebagai sarana aktualisasi diri terhadap kecenderungan yang seorang blogger miliki, sebagai contoh : apabila seorang blogger pemula memiliki kompetensi dibidang bisnis atau Start Up bisnis, maka blog yang dikelolanya akan lebih mumpuni bila materi yang disuguhkan mengenai bisnis, sehingga level keilmuan atau skill yang dapat ditampilkan akan mengena tentunya dengan proses yang berjenjang atau step by step, dan pastinya selalu ada ide untuk postingan artikel berikutnya.

Aktifitas blogging membutuhkan ketekunan dan kesinambungan berpikir, terkadang hal itu yang menjadi titik jenuh bagi sebagian blogger, tetapi menjadi semacam dahaga yang sangat bagi sebagian lagi yang memang serius dalam mengelola aktifitas tersebut.

Point penting bagi seorang blogger adalah ke-Original-an konten atau materi, hasil kreasi sendiri akan lebih dihargai dan disukai oleh pada pembaca, meskipun level keakuratan data yang disampaikan masih dalam keadaan cukup, tapi itulah awal yang baik untuk menjadi personal yang ber-inisiatif. Tidak jarang yang karena sebab-sebab tertentu seorang blogger (dalam hal ini pendatang baru) lebih memilih cara instan dengan mengambil atau bahasa kerennya meng-copypaste hasil pemikiran blogger lain, yang hasilnya adalah mematikan idea tau emosi dari niat menjadi seorang blogger. Dia hanya tergantung dari pemikiran orang lain, selain akan dicap sebagai blogger Copy-Paste, disini lain akan cepat merasa bosan ketika salah satu tujuan utamanya tidak cepat tercapai (dalam hal ini monetisasi yang tidak kunjung berhasil).

Sekali lagi hasil coretan sendiri akan lebih terasa nikmat dan memberikan kepuasan tersendiri dalam menuangkan ide dan pemikiran meskipun masih dalam level sederhana. Tetapi menjadi seorang blogger juga harus siap saat dihadapkan pada titik tertentu yang dapat membuat jenuh pada aktifitas ini, adapun beberapa hal yang dapat mempengaruhi bagi seorang blogger sehingga akan cepat merasa jenuh untuk melanjutkan proses menulisnya antara lain sebagai berikut :

  1. Blogging paruh waktu

Istilah blogging paruh waktu dimaksudkan bahwa seorang blogger tersebut selain menekuni aktifitas blogging-nya, dia juga sebagai seorang yang sibuk dibidang kerja yang lain, sehingga aktifitas blogging-nya belum dilakukan secara total alias menjadi Blogger sejati. Hal ini akan cepat memberikan efek lelah yang sangat, sehingga untuk memulai menuangkan ide dan pemikirannya dalam sebuah tulisan menjadi sangat berat dan dari sinilah timbul kejenuhan dalam menulis

  1. Kesulitan dengan gaya bahasa baru

Bagi sebagian blogger mulai merasakan ketidak-nyamanan dengan gaya bahasa yang dipakainya selama ini, mungkin bisa saja dirasa kurang powerfull, sehingga ingin mengganti atau merubah dengan gaya bahasa yang lebih dewasa. Dari proses mempelajari hal yang baru inilah terkadang timbul rasa jenuh karena tentu saja akan memberikan efek susah atau sulit saat mulai menuangkan ekspresi berpikirnya kedalam bentuk tulisan yang tidak seperti biasanya

  1. Memiliki masalah yang mengganggu kualitas dan kuantitas menulis

Tidak selamanya seorang blogger tidak memiliki masalah yang dapat mengganggu konsentrasi saat akan menulis sebuah ide, tentu saja ada. Terkadang bagi seorang blogger senior yang telah berpengalaman pun akan dapat memiliki problem yang dapat mempengaruhi konsentrasi berpikir saat akan menuliskan ide dan gagasannya. Tidak hanya sebatas kuantitas menulis, tetapi kualitas menulis akan sangat terpengaruh sehingga terkadang aktifitas blogging dihentikan sejenak. Bagaimana sikap yang tepat untuk mengatasi hal tersebut, jawabannya adalah seberapa tepat seorang blogger menempatkan sebuah masalah dan seberapa cepat untuk segera bangkit mengejar ketertinggalan-nya

  1. Monetisasi yang tidak kunjung berhasil

Jika tujuan utama seorang blogger adalah proses monetisasi yang dipercepat, maka jika hasilnya tidak seperti yang diinginkan, maka rasa jenuh itu akan cepat sekali muncul. Bagaimana tidak, jika target yang ditetapkan tidak segera tercapai maka bisa jadi blog yang telah dibangun selama ini akan dibiarkan atau bahkan ditinggalkan sehingga blog tersebut akan mati. Dalam hal ini kejenuhan ditingkatan ini menjadi yang paling ekstrem

  1. Kehabisan ide untuk artikel selanjutnya

Perlu diperhatikan bahwa ide, gagasan dan pemikiran sebaiknya diproses secara mandiri oleh seorang blogger, ide boleh datang dari mana saja tetapi proses berpikir harus datang dari diri pribadi seorang blogger, sehingga akan memberikan gaya penyampaian tersendiri. Jika seorang blogger memaksakan tema blog yang tidak seperti keahliannya, maka meskipun ada artikel yang telah terposting tetapi untuk meluncurkan artikel berikutnya terkadang akan terasa sulit, semacam mati ide, selain tidak tahu ide selanjutnya seperti apa, proses praktikpun juga belum memenuhi standar untuk dijadikan rujukan dan bahan artikel, sehingga kejenuhan akan cepat sekali muncul bila hal ini terus-terusan terjadi

Oleh karena itu menjadi seorang blogger sejati harusnya siap untuk menempa dirinya sendiri pada proses yang akan semakin membuat dia menjadi seorang professional. Bersedia untuk terus memperbaiki gaya penyampaian, dan kualitas menulis, sehingga akan didapatkan artikel yang berkualitas selain nantinya menjadi berkuantitas seiring sejalannya dikemudian hari

Demikian artikel yang TUKARPIKIRAN.NET dapat sajikan, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Saran dan masukan yang bersifat membangun dapat Anda tinggalkan melalui kolom komentar yang tersedia. Terima kasih..

Share on Facebook7Share on Google+0Tweet about this on Twitter0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *