Cara Mengatasi Prosessor yang Cepat Panas di Laptop

Posted on

Dewasa ini komputer tidak hanya menjadi alat pendukung bagi berbagai macam jenis aktifitas manusia, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup itu sendiri. Dapat kita perhatikan bersama, diberbagai sektor baik pendidikan, ekonomi, pertahanan, dan masih banyak lagi kini telah memanfaatkan komputer untuk membantu menyelesaikan beban kerja agar menjadi lebih efisien dan maksimal

Komputer adalah sebuah piranti yang memiliki karakteristik dan kapabilitas beragam, tentunya sesuai dengan spesifikasi yang disematkan pada setiap unitnya itu sendiri, sebagai contoh pada  setiap laptop atau PC telah terakit dengan mode standar atau dengan spesifikasi tinggi. Selain diambil kegunaan dan peran pentingnya bagi berbagai pekerjaan, komputer juga membutuhkan perawatan (maintenance) dan perhatian dalam hal perilaku penggunaannya agar dapat maksimal dalam kinerjanya

Kendala (troubleshoot) itu pasti ada, menjadi hal wajar dalam dunia komputer, namun demikian tinggal bagaimana kita sebagai pengguna mensikapinya, mempelajari dan memahami yang menjadi titik fokusnya merupakan point tambah sebagai seorang pengguna (user). Berikut ini salah satu permasalahan yang sering muncul, khususnya lebih pada menurunnya kinerja yang dipengaruhi oleh keadaan yang tidak stabil pada perangkat utama, yaitu Prosessor. Menjadi sangat sulit untuk mengejar target kerja apabila kecepatan dan akselerasi piranti yang Anda gunakan menjadi menurun diakibatkan suhu prosessor yang meningkat, sehingga lebih cepat panas dan terkadang menjadi “not responding” sampai dengan mati mendadak

Bagaimana cara untuk mengatasi prosessor yang lebih sering cepat panas pada laptop atau PC Anda, berikut ini ilustrasi dan penjelasan yang dapat disimak :

  1. Membersihkan komponen (hardware) secara berkala

Mengapa harus dibersihkan, padahalkan kondisi tertutup? …

Kotoran dan debu dapat masuk melalui celah-celah dari komponen keyboard, sehingga jika terakumulasi sekian lama dapat menjadi menumpuk, bahkan berkerak susah untuk dibersihkan. Hal inilah yang menyebabkan kondisi suhu menjadi panas, maka untuk itu membersihkannya menjadi salah satu langkah tepat untuk mengatasinya

  1. Memberikan pasta atau balsam pendingin Prosessor agar panas dapat merata

Pada kondisi proses tertentu terkadang processor menjadi lebih panas dari sebelumnya. Hal itu bisa terjadi ketika aplikasi yang sedang berjalan menggunakan hampir sebagian besar kemampuan processor untuk memproses output-nya. Kondisi processor seperti ini membutuhkan sentuhan yang dapat membuatnya lebih dingin, memberikan lapisan berupa balsam Thermal atau “Heatsink Compounds” pada bagian punggung processor yang berhubungan langsung dengan “Heatsink Fan” atau kipas dapat membuat panas yang berasal dari prosessor dapat tersebar merata, sehingga mudah untuk di urai keluar oleh fan di atasnya

  1. Menggunakan Heatsink Fan yang sesuai standar atau yang lebih bagus

Penggunaan Heatsink Fan hendaknya disesuaikan dengan kualitas yang ingin Anda dapatkan. Penggunaan piranti dengan dukungan kualitas yang bagus tentunya juga akan dapat memberikan hasil yang terbaik, sehingga membuat kondisi prosessor lebih stabil untuk sebuah kinerja yang handal

  1. Melakukan Update Driver Prosessor

Piranti prosessor akan dapat dinikmati kegunaannya apabila dapat terbaca oleh sistem operasi yang digunakan. Silakan install atau update driver prosessor yang sesuai peruntukannya dan versi pembaharuan terbarunya

  1. Menggunakan kipas eksternal

Untuk mengimbangi efek panas yang berlebih, Anda dapat menambahkan piranti pendingin berupa cooling pad atau kipas angin portable yang memiliki port USB, ataupun piranti lainnya yang Anda punya. Baterai yang sudah tua, terkadang selalu minta charging terus-menerus untuk dapat men-suplay power pada laptop, atau biasa orang menyebutnya “drop”,  biasanya cepat panas. Karena tanpa charging laptop tidak bisa hidup, itu sama saja jika Anda menghidupkan laptop tanpa baterai yaitu langsung dengan arus AC yang kontak langsung dengan tegangan listrik, maka piranti pendingin tersebut berguna untuk mengurangi efek panasnya

  1. Memberikan sirkulasi udara yang normal

Sering kali sebagian pengguna meletakkan laptop saat digunakan pada media yang memiliki sirkulasi udara tidak lancar, seperti kasur atau busa. Jika Anda tetap ingin menggunakan laptop saat di kasur atau diatas busa, maka gunakan cooling pad untuk landasannya agar posisi laptop menjadi lebih tinggi, sehingga sirkulasi udara tidak terganggu

Langkah-langkah diatas merupakan prosedur wajib yang harus dilakukan untuk mengantisipasi dan menangani permasalahan yang sering terjadi pada laptop atau PC, dengan notabene perangkat prosessor masih dalam keadaan normal atau masih dapat diselamatkan dari tanda-tanda disfungsi tahap awal. Tips ini menjadi tidak berguna apabila perangkat prosessor telah mengalami kerusakan permanen, oleh karena itu sebelum terlambat silakan cermati tanda-tanda dari gejala yang muncul, kemudian silakan lakukan tindakan pencegahan atau penanganan yang lebih serius

Demikian artikel yang TUKARPIKIRAN.NET dapat sajikan, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Saran dan masukan yang bersifat membangun dapat Anda tinggalkan melalui kolom komentar yang tersedia. Terima kasih..

Gravatar Image
Tips Komputer dan Internet | Wirausaha serta Inspiratif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *