Laptop terasa lambat meskipun telah upgrade RAM

By | October 9, 2016

sinergy

Pernahkah Anda merasa sedikit terganggu dengan kinerja Laptop Anda yang kurang maksimal alias lambat?, jika ya maka sudah saatnya untuk menambah kapasitas RAM. Tapi bagaimana jika hal itu telah Anda lakukan, namun masih saja komputer atau laptop Anda terasa lambat atau lemot !

Ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, khususnya dengan piranti yang berfungsi untuk menjalankan proses utama, seperti Processor dan RAM. Masih merupakan unsur penting dalam kategori maintenance utama yaitu update driver dan setting konfigurasi.

Tersebut diatas terkadang kurang mendapat perhatian dari para teknisi, terlebih lagi para pengguna.

Berikut ini TUKARPIKIRAN.NET sajikan beberapa langkah mudah untuk bagaimana mengatasi masalah kinerja yang kurang powerfull, akan tetapi yang perlu menjadi catatan adalah spesifikasi laptop juga turut berperan dalam merealisasikan hal tersebut.

Dari segi piranti  :

Piranti sebenarnya tergantung Anda dalam memperlakukannya, bagaimana tidak sebuah kartu grafis (VGA) yang berukuran 798 Mb dipaksa untuk menjalankan proses grafis dengan resolusi tinggi yang tentunya membutuhkan resource dan spesifikasi yang mumpuni dan tidak sembarangan. Hal lain yang dapat Anda lakukan untuk memodifikasi akselerasi laptop adalah dengan meng-upgrade kemampuan RAM (Random Access Memory) menjadi spesifikasi yang setara dan mendukung kerja processor untuk mengeksekusi segala macam proses data. Namun terkadang ada dari Anda yang masih merasa tidak melihat perbedaan yang signifikan setelah upgrade RAM, mengapa hal ini bisa terjadi ?

Akan ada kemungkinan terhadap laptop Anda, bisa jadi Harddisk telah banyak celah kerusakan, sehingga akses data terasa lambat, biasanya ditandai dengan peringatan Bad Sector atau Bad Disk, jika sudah seperti itu segeralah untuk menyibukkan diri dengan backup data. Saat processor mengalami over heat, biasanya karena telah berumur atau dipercepat karena pemakaian Anda yang tidak teratur, sehingga kemampuan RAM menjadi kurang maksimal dikarenakan processor yang sering cepat panas. Hal lain yang menjadi kemungkinan penyebab lambatnya kinerja laptop adalah Sirkuit Motherboard, dengan kapasitas jam terbang tinggi dapat menjadi penyebab lambat proses, apalagi sering sekali mengalami pengisian power battery dengan frekuensi naik turun, sehingga selain dapat mempercepat kerusakan cell baterai, saat laptop dihidupkan dalam posisi proses mengisi baterai Motherboard dapat juga terimbas dampaknya.

Menjadi catatan : jika sering terjadi over heat pada laptop Anda, memberikan pendingin semisal kipas angin kecil atau cooling pad dapat menjadi solusi untuk menguranginya.

Dari segi Software dan Setting konfigurasi :

Jika diatas telah sedikit disinggung dari segi piranti atau hardware, ada baiknya jika Anda mengetahui alasan dari segi software dan setting konfigurasi yang dapat berperan dalam memberikan efek lambat pada laptop.

Software terkadang berperan dalam memperlambat proses dan memperparah kinerja laptop, betapa tidak jika ternyata dalam proses installasinya terdapat software-software tambahan yang semula tidak Anda ketahui dan inginkan ikut juga ter-install melalui paket yang ternyata Anda setujui sendiri untuk diproses. Ketika proses installasi selesai banyak software yang di-setting untuk running diawal proses start-up, sehingga proses booting dan loading pertama saat windows Anda nyalakan terasa berat dan lambat, tidak menutup kemungkinan bagi laptop yang memiliki spesifikasi menengah keatas.

Yang menjadi keprihatinan bersama bahwa terdapat software aplikasi yang memakan sebagian besar memory proses, sehingga proses looping untuk program dan data yang lain menjadi lama, akhirnya terkesan lambat. Langkah yang dapat Anda lakukan adalah, masuk ke halaman antar muka System Configuration, kemudian sorot menu Startup, dan uncheck daftar software yang tidak Anda inginkan untuk dijalankan diawal.

msconfig

Jika Anda yakin tidak membutuhkan software tambahan tersebut, Anda dapat menghapus dari daftar installasi, sehingga tidak akan lagi membebani proses booting dan loading diawal.

Untuk tahapan proses maintenance lanjutan, Anda seharusnya lebih telaten lagi dalam mengontrol posisi dan keadaan piranti software dan hardware laptop, karena sama dengan rumah tangga setiap kali selesai melakukan pemrosesan data, pastinya akan meninggalkan sampah proses, sehingga jika tidak Anda bersihkan dalam sekian periode sekali, maka sampah-sampah proses tersebut dapat ikut andil dalam menyumbang penyebab lambatnya kinerja laptop.

Baik software maupun hardware membutuhkan perlakuan dan pengelolaan yang tepat, sehingga jika Anda inginkan untuk membantu seabrek tugas dan kerjaan kantor, maka syarat tersebut harus Anda penuhi terlebih dahulu, baru laptop akan menunjukkan balas budinya..

Demikian artikel yang TUKARPIKIRAN.NET dapat sajikan, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Saran dan masukan yang bersifat membangun dapat Anda tinggalkan melalui kolom komentar yang tersedia. Terima kasih..

 

Share on Facebook8Share on Google+0Tweet about this on Twitter0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *