Menahan Keinginan Kecil untuk Sebuah Impian Besar

By | December 1, 2016

kecilvsbesar

Manusiawi jikalau sebagai manusia Anda memiliki berbagai macam keinginan, bisa jadi keinginan itu selintas dibenak begitu saja, atau memang sudah menjadi impian dan cita-cita sedari kecil. Tetapi pahamkah Anda mengenai arti prioritas ? …

Setiap skema rencana selalu mempunyai titik prioritas yang menjadi sebuah tujuan utama dan merupakan target terbesar yang ingin diraih

Tidak dipungkiri lagi jika setiap orang menginginkan hasil yang maksimal dengan perolehan yang besar, akan tetapi bagaimana jadinya apabila Anda sering atau acap kali menyia-nyiakan sumber daya yang ada. Maksud dari uangkapan tersebut adalah setiap kekuatan yang telah Anda himpun sejak awal terlalu sering dikeluarkan untuk sesuatu hal kecil yang sebenarnya dapat Anda tahan atau mengerem untuk tidak membuat sesuatu itu prioritas yang harus dipenuhi saat itu juga, sehingga sebelum Anda dapat menjadikan kumpulan kekuatan tersebut sebagai “Super Power”, tenaga telah habis terkuras sedangkan target terbesar Anda belum dapat diwujudkan, sayang bukan …

 Jangankan tercapai, progress-nya pun tidak terlihat kenaikannya…

Terkadang Anda memang sebaiknya harus menahan berbagai macam keinginan kecil yang datang secara tiba-tiba, karena bisa saja setelah Anda melihat sebuah fenomena, maka spontanitas menjadi terobsesi dan ingin mewujudkannya, jika Anda  termasuk salah seorang yang demikian, maka membatasi keinginan kecil adalah salah satu solusi, seperti orang yang berpuasa untuk menahan setiap hawa nafsu yang siap menghadang.

Dapat membatasi setiap keinginan kecil berarti telah ada usaha untuk mempertahankan kekuatan demi sebuah impian terbesar, ide serta gagasan cemerlang yang Anda yakini dapat membawa arah hidup Anda menjadi lebih baik, pola pikir menjadi lebih terbuka dari sebelumnya, serta wawasan Anda menjadi lebih beragenda setelah terbuka nya pintu utama (impian terbesar), tentunya dengan satu syarat !, adakah impian tersebut dalam diri Anda …?

Jika ternyata belum ada, maka merenunglah lebih dalam tentang pengharapan dan keinginan terbesar yang dapat mendatangkah kebahagiaan hakiki di masa mendatang

Untuk merajut mimpi besar tidaklah mudah. Bentuk dedikasi atau loyalitas terhadap impian tersebut, ketangguhan mental, dan yang pastinya adalah sikap pantang putus asa lah yang menjadi penguat usaha menggapai impian tersebut. Mudah atau sulit terserah pada kepada diri Anda dalam meyakini dan mengusahakannya, kemudian barulah faktor pendukung eksternal ikut andil dalam memberikan beberapa persen saja dalam tingkat keberhasilannya.

Rasa kepercayaan diri sangat dibutuhkan dalam hal ini, tetapi jika hal ini terlalu berlebihan dapat juga memberikan efek yang kurang baik bagi pencapaian target keberhasilan, sehingga dibutuhkan sebuah pola kontrol dan sikap kehati-hatian yang seharusnya. Dasarkanlah pada pola aman dan sesuai kebutuhan.

Impian itu adalah sebuah keinginan …!

Tentu Anda akan rela berkorban untuk meraihnya, bisa saja tidak hanya Anda dedikasikan untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang –orang terdekat Anda, maka dalam hal ini Anda dan merekalah yang menjadi penyemangat untuk meraih prosentase keberhasilan tersebut. Keberhasilan itu membutuhkan semua usaha dan upaya terbaik Anda, setiap lantunan do’a yang Anda panjatkan bahkan setiap tangisan yang Anda keluarkan. Hingga jika memang telah tiba saatnya, segala usaha tersebut dapat membuahkan hasil seperti yang Anda impikan, jikalau terdapat kekurangan di dalamnya semoga tidak terlalu memberikan kekecewaan setelahnya.

Demikian artikel yang TUKARPIKIRAN.NET dapat sajikan, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Saran dan masukan yang bersifat membangun dapat Anda tinggalkan melalui kolom komentar yang tersedia. Jika terdapat hal yang bersifat khusus dapat juga Anda sampaikan melalui email yang ada di halaman kontak. Terima kasih..

 

Share on Facebook3Share on Google+0Tweet about this on Twitter0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *