Drive device driver is Missing saat Instalasi Windows

Posted on

Selamat siang bagi Anda sekalian, senang rasanya kami dapat menyapa kembali terlewat coretan kecil ini, semoga  tips ringan berikut dapat memberikan tambahan informasi atau pengetahuan bagi Anda.

Beberapa saat yang lalu, TUKARPIKIRAN.NET mendapatkan permasalahan seputar proses Instalasi. Seperti biasa, proses tersebut dominan selalu dapat diatasi dengan baik, meskipun ada juga permasalahan terkait perlakuan awal pada masing-masing piranti, settingan konfigurasi yang harus dikerjakan terlebih dahulu sebelum menjalankan proses Instalasi. Pada kesempatan tersebut, sistem BIOS memberikan pernyataan “A required CD/DVD drive device driver is missing. If you have a driver floppy disk, CD, DVD, or USB flash drive, please insert it now..”. Pesan tersebut kurang lebih menyatakan bahwa proses instalasi membutuhkan driver dari piranti yang akan digunakan, hal tersebut meng identifikasikan jika driver yang dibutuhkan tidak tersedia, sehingga menyebabkan tidak dapat digunakannya piranti yang dimaksud.

Berikut sekilas tayangan permasalahannya :

 

Selanjutnya bagaimana langkah yang tepat untuk mengatasinya ? .. bisa jadi Anda pun telah dibuat bingung dengan permasalahan tersebut …!

Langkah awal kami

Kami mencermati adanya DVD driver bawaan, sehingga terbesit untuk mengkolaborasikan driver tersebut dengan file .iso instalasi Windows nya. File .iso Windows kami letakkan pada flash disk dan file driver Hardware kami baca menggunakan DVD ROM, ternyata hal tersebut juga belum mampu memberikan hasil atau jalan keluar untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Berikut proses baca dan instalasi driver Hardware dari DVD :

Setelah melakukan instalasi driver I/O nya, proses instalasi sistem operasi Windows juga masih belum dapat dilanjutkan, masih dengan pernyataan kesalahan yang sama.

Beberapa cara atau metode sudah kami lakukan, sampai dengan cara mengkolaborasikan driver, akan tetapi proses instalasi masih juga belum bisa dilanjutkan, maka kami memfokuskan pada bagian partisi yang berkenaan dengan sistem. Setelah kami klarifikasikan dengan pemilik laptop, ternyata data-data penting tidak tersimpan di sistem atau Drive C dan D ataupun Drive lainnya, maka kami bebas untuk mengotak-atik seluruh bagian partisi (partisi 0). Sejenak kami memikirkan jalan keluar yang pas untuk menyelesaikan masalah..

HAL YANG PERLU ANDA KETAHUI : DENGAN LANGKAH KEDUA INI SELURUH PARTISI HARDDISK AKAN DIFORMAT SECARA KESELURUHAN, SEHINGGA APABILA MASIH TERDAPAT DATA PENTING SILAKAN GUNAKAN LIVE CD OS UNTUK MEM-BACKUP DATA TERSEBUT KE PIRANTI PENYIMPANAN LAINNYA, SEHINGGA SETELAH TERFORMAT NANTINYA ANDA TIDAK AKAN MERASA KECEWA KARENA ISI HARDDISK SUDAH RATA DALAM KENANGAN …

PESAN INI KAMI SAMPAIKAN KARENA TERDAPAT BEBERAPA PEMBACA YANG MENYALAHKAN LANGKAH KEDUA INI, TANPA BERKONSULTASI TERLEBIH DAHULU. LANGKAH INI KAMI MAKSUDKAN AGAR HARDDISK DAPAT TER-INSTALL OS, DAN TIDAK MENYOAL BACKUP DATA, TERIMA KASIH..

Langkah kedua :

  • Jalankan proses instalasi seperti biasa.
  • Pada sebagian kasus, Anda dapat mencabut flashdisk instalasi dari port USB awal dan memindahkannya pada port USB yang lain. Hal ini bertujuan agar piranti flashdisk Anda terbaca sebagai device atau piranti yang baru.
  • Selanjutnya sesaat setelah muncul menu dialog “Install Windows”, tekan tombol Shift + F10 secara bersamaan, maka akan muncul aplikasi “Command Prompt (CMD)”, atau pilih “Repair your computer”, kemudian pilih bagian User Recovery … lalu pilih Command Prompt.
  • Setelah Command Prompt dalam kondisi Running, silakan mulailah dengan beberapa skrip dibawah ini :

X : \Sources > diskpart

Dari kode skrip ini, maka Command Prompt akan memberikan tampilan ranah DISKPART

 

 

DISKPART > disk list

Pada bagian ini akan menampilkan daftar fungsi kode yang dapat Anda gunakan untuk proses  selanjutnya

DISKPART > list disk

Setelah Anda mengetikkan kode skrip ini, maka sistem akan memberikan daftar disk atau partisi yang dapat digunakan untuk melanjutkan proses. Pada bagian ini bisa jadi Anda akan disuguhkan dengan informasi beberapa disk, seperti : Disk 0, Disk 1, Disk 2

DISKPART > select disk 0

Bagian ini dimaksudkan untuk menyeleksi seluruh partisi harddisk (Disk 0)

DISKPART > clean

Skrip ini bertujuan untuk membersihkan atau mem-format seluruh data partisi harddisk (Disk 0) agar siap untuk di install

DISKPART > create partition primary

Pada konteks berikutnya adalah bertujuan untuk membuat sebuah partisi yang spesifik untuk tempat ter install nya sistem operasi (dalam hal ini dengan menggunakan Windows).

DISKPART > format fs –ntfs quick

Perintah ini berguna untuk melakukan pemformatan file sistem yang akan digunakan sistem operasi (Dalam hal ini dimisalkan dengan menggunakan tipe ntfs).

Langkah Terakhir :

  • Setelah semua skrip diatas Anda selesaikan, selanjutnya silakan tutup tampilan Command Prompt (CMD), diikuti dengan tutup tampilan System Recovery Options.
  • Pada langkah berikutnya silakan Anda lanjutkan dengan memilih opsi “Install Now”, pada halaman Install Windows diawal, jika berhasil maka akan muncul daftar sistem operasi yang dapat Anda gunakan untuk instalasi, jika belum berhasil silakan Anda lakukan restart pada laptop atau komputer Anda dan lakukan proses instalasi dari awal tanpa menyertakan perintah atau skrip DISKPART kembali (lewati saja, Anda hanya silakan fokus pada langkah proses instalasi normalnya).

  • Pada proses ini kami berhasil menyelesaikan langkah akhir instalasi Windows, sehingga komputer atau laptop dapat digunakan kembali untuk bekerja.

Demikian artikel yang TUKARPIKIRAN.NET dapat sajikan, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Saran dan masukan yang bersifat membangun dapat Anda tinggalkan melalui kolom komentar yang tersedia. Terima kasih..

Gravatar Image
Tips Komputer dan Internet | Wirausaha serta Inspiratif

12 thoughts on “Drive device driver is Missing saat Instalasi Windows

  1. #ask #help gan

    Kalau setelah format fs -ntsf quick malah jawabannya “virtual disk service erort: the filevsystem is incompatible” gmn cara ngatasinnya gan.?

    1. Kami coba bantu Mas Fauzi. Statement perintah CMD “format fs -ntsf quick”, sebagai contoh apabila tipe File System nya menggunakan NTFS. Apabila terjadi pesan error “virtual disk service erort: the filevsystem is incompatible”, hal tersebut menandakan jika File System pada unit komputer mas Fauzi tidak mendukung / tidak men Support File System NTFS.

    1. Jika penggunaan USB masih belum berhasil dilakukan, silakan beralih ke teknik penggunaan DVD mas Jonii. Sekali lagi dikembalikan lagi ke tipe laptopnya, jika tidak mensupport Win 7 ke bawah, maka minimal OS yang dapat digunakan adalah Win 8 ke atas

    1. Perlu kami konfirmasikan lagi, jika penggunaan perintah diskpart (khususnya penggunaan opsi format fs-ntfs quick) dimaksudkan apabila tidak ada data penting didalam harddisk (netral, tidak ada data penting), jadi dengan maksud hanya untuk dapat sukses melakukan instalasi.

      Silakan backup data harddisk terlebih dahulu, untuk dapat menerapkan metode yang telah kami praktikkan tersebut.

  2. Trima kasiih miin.. sangat membantu.. bahasanya mudah dipahami tambah keterangan gambar pula, semakin mudah untuk dipraktikaan. :))

    Jangan bosan buat selalu update konten blog ya miin 😀

    1. Baik Mas Hilmi, kami coba bantu merespon..
      Keadaan diatas dapat dikondisikan menggunakan USB Flashdrive maupun CD/DVD. Semuanya akan mendapatkan perlakuan yang sama, terlebih lagi apabila menggunakan eksternal drive.
      Hal yang perlu diperhatikan adalah, cara tersebut merupakan cara terakhir yang dapat dilakukan, hitungannya dari pada harddisk tersebut tidak dapat difungsikan kembali, kalau untuk mengembalikan secara normalnya akan sulit, maka bagi sebagian orang harddisk sudah dianggap rusak, tetapi dengan cara tersebut, masih dapat digunakan kembali, tetapi yang perlu mendapat garis bawah yaitu, keselamatan data tidak dapat dipertanggungjawabkan

      semoga dapat membantu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *