Mengatasi Virus FFD.Autorun.B

By | September 26, 2017

 

Selamat malam, bagaimana kabar Anda hari ini, semoga dalam keadaan baik. Pada kesempatan kali ini TUKARPIKIRAN.NET ingin berbagi tip sederhana mengenai langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi salah satu virus komputer yang terdeteksi berjalan secara otomatis melalui fasilitas Autorun dari sistem operasi Windows, yang sering disebut dengan FFD.Autorun.B.

Meskipun sudah sering menjadi sebuah tema yang diangkat oleh para blogger lainnya, tidak mengapalah hal ini me-refresh kembali langkah penyelesaian apabila virus tersebut datang kembali.

Seperti yang sudah diketahui bersama, bahwa file virus Autorun ini akan beraksi ketika Anda membuka sebuah Disk, baik Flashdisk, CD/DVD atau bahkan Harddisk. Menurut pengalaman kami bahwa virus Autorun pertama kali di infeksikan melalui Disk portable, baik flashdisk maupun Harddisk eksternal atau bahkan CD/DVD hasil Burning dari komputer yang terinfeksi virus tersebut. Virus Autorun sendiri merupakan file yang dapat terkandung atau memuat beberapa perintah kerja tertentu yang akan dijalankan secara otomatis, termasuk untuk menjalankan file berekstensi .exe

Apabila Anda mengambil langkah ekstrem tentunya peluang untuk terinfeksi bermacam virus akan dapat diminimalisir, tetapi bagaimana penyelesaian pekerjaan Anda jika transfer data juga Anda batasi hanya seputar Hardware milik Anda semata, mustahil jika dengan hal itu urusan pekerjaan Anda dapat terselesaikan dengan cepat dan baik. Mau tidak mau Anda tetap harus berhubungan dengan komputer dan pengguna lainnya.

Seringnya virus tersebut muncul tentunya membuat Anda menggelengkan kepala, apakah yang sebenarnya menjadi tujuan dari file virus tersebut dibuat?, hal itu menjadi sebuah pertanyaan kecil bahwa mengapa harus di infeksikan kebanyak komputer pengguna!. Virus autorun ini dapat membuat kinerja komputer Anda menjadi terganggu, melambat karena proses yang dikerjakannya secara berulang-ulang yang mana pada sebuah titik dapat membuat crash atau hang komputer Anda. Virus Autorun ini memang tidak sama bahayanya dengan virus Brontok, Wanna Cry atau Malware, tetapi cukup untuk dikategorikan sebagai sebuah mekanisme yang merugikan, sehingga sesegera mungkin harus Anda sterilkan dari komputer kesayangan tentunya. Berikut ini solusi-solusi yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi hal tersebut :

Langkah pertama :

Anti virus lokal Smadav kini telah dibekali kemampuan untuk menetralisir serangan virus Autorun.inf, tetapi dalam kesempatan yang berbeda virus ini dapat datang kembali apabila terkoneksi dengan piranti eksternal lain seperti flashdisk atau harddisk yang terinfeksi virus yang sama, sehingga dalam konteks ini apabila antivirus tidak selalu Anda lakukan update dengan revisi terbaru maka kemampuan untuk menetralisir menjadi berkurang, karena bisa jadi virus autorun tersebut juga mengalami perkembangan sehingga kemampuannya menjadi lebih mantap.

Langkah kedua :

Untuk langkah berikutnya Anda dapat melakukan pengaturan aktifasi mode autorun nya, sehingga sebuah aplikasi yang bersifat autorun tidak akan langsung dijalankan ketika terkoneksi dengan komputer Anda, sampai dikenai aksi sesuai dengan kebutuhan. Hal ini tentunya membutuhkan perhatian khusus, sehingga nantinya pada saat harus mengembalikan pada mode default nya Anda dapat melakukannya.

  1. Buka halaman Control Panel > Hardware and Sound > AutoPlay
  2. Setelah Anda berada pada halaman ini, maka silakan cermati kondisi settingan diawalnya (khususnya pada bagian berikut). Silakan uncheck (hilangkan centang) pada posisi kotak opsi tersebut, setelah itu silakan tekan tombol “Save”.

Untuk melihat hasilnya silakan colokkan USB executable, apakah autorun nya sudah benar-benar ter disable atau belum, jika belum maka Anda dapat lakukan restart sistem Windows dan jalankan USB executable seperti sebelumnya, jika autorun berhasil di disable maka tidak akan ada aplikasi yang terjalankan secara otomatis saat loading Windows berhasil dilakukan.

Hal ini berguna untuk menangkis segala bentuk serangan virus yang berjalan memanfaatkan mode autorun.

Langkah ketiga :

Jika upaya menjegal dengan mode autorun telah Anda lakukan, maka langkah selanjutnya adalah mendeteksi berbagai macam ekstensi file baik yang terlihat maupun yang tersembunyi (Hidden), dengan mengetahui ekstensi dari masing-masing file, Anda dapat mengelompokkan mana yang terdeteksi sebagai virus dan mana yang bukan. Berikut yang dapat Anda lakukan :

  1. Buka halaman Explorer Anda. Pada menu Computer, silakan sorot bagian drop down Organize pada sisi kiri atas. Setelah Anda klik bagian tersebut kemudian pilih “Folder and search options” .

Berikut merupakan tampilan halaman yang muncul dari opsi “Folder and search options

Pada bagian “Hidden files and folders” silakan centang opsi “Show hidden files, folders, and drives”. Hal ini bertujuan agar semua file, folder dan drive yang semula tersembunyi dapat tertampil sehingga Anda dapat membedakan mana file Anda dan mana yang tidak Anda ketahui, dan dari proses tersebut dapat Anda ketahui mana file yang tergolong autorun.

Uncheck pada opsi “Hide extensions for known file types”, hal ini dimaksudkan untuk melihat ekstensi dari semua file yang ada, sehingga Anda dapat men sortir mana file yang termasuk ke dalam file autorun.

Uncheck juga pada opsi “Hide protected operating system files (Recommended)”, dari hal ini Anda dapat menampilkan semua file proteksi yang merupakan bagian dari sistem operasi Windows, file-file yang tergolong dari ini adalah yang terletak pada drive C / drive system.

Tekan tombol “Apply” untuk melihat efek dari konfigurasi yang telah Anda lakukan.

  1. Untuk lebih mantapnya, silakan lakukan restart terhadap sistem Windows Anda agar benar-benar jelas mengenai ekstensi yang dimiliki masing-masing file komputer Anda.
  2. Kemudian silakan pilih file yang tergolong virus autorun dan hapuslah satu persatu, tetapi jika Anda tidak ingin terlalu repot, silakan gunakan antivirus Smadav versi terbaru untuk mengkarantina dan sekaligus menghapus virus-virus tersebut.

Dengan ketiga langkah diatas semoga dapat membantu permasalahan yang Anda hadapi, virus autorun dapat diatasi dengan baik. Jika suatu saat kedepan hal tersebut terjadi  kembali pada piranti yang berbeda, maka Anda telah memiliki metode menanggulanginya.

Demikian artikel yang TUKARPIKIRAN.NET dapat sajikan, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Saran dan masukan yang bersifat membangun dapat Anda tinggalkan melalui kolom komentar yang tersedia. Terima kasih..

Share on Facebook7Share on Google+0Tweet about this on Twitter0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *