Pengalaman dari berjualan gorengan

By | August 28, 2016

gorenganGorengan merupakan cemilan khas masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak masa dahulu. Gorengan menjadi sebuah alternatif suguhan pada acara resmi, ataupun saat santai bersama teman, relasi atau keluarga, terhidang serasi bersama minuman hangat baik itu kopi, jahe ataupun teh. Tinggal melihat cuaca, disaat-saat tertentu terkadang pembeli datang berjubel, sampai harus terlihat antrian panjang.

Untuk lebih menggugah selera pembeli, maka variasi dapat menjadi solusi bagaimana cara mengatasinya, selain itu juga ukuran dan harga satuannya, terkadang selain melihat rasanya pembeli juga melihat dari ukuran persatuan gorengan. Banyak yang mencari ukuran besar dan rasa yang nyaman, gurih dan bertekstur, soal harga tidak bermasalah. Tapi ada juga yang mementingkan besarnya ukuran dan murah, sehingga pas dikantong dan pas dikocek.

Dari pengalaman berjualan gorengan dipinggir jalan pada kesempatan kali ini TUKARPIKIRAN.NET ingin berbagi kepada Anda beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin mencoba berjualan gorengan, berikut diantaranya :

  1. Pemilihan tempat yang strategis dan perijinannya

Pemilihan tempat tentu menjadi sebuah syarat penting jika Anda ingin menjual barang dagangan. Betapa tidak demikian, jika Anda berjualan tetapi ditempat yang kurang terlihat orang, pastinya akan kurang mendapat perhatian atau bisa jadi terasa sepi. Soal pembeli kemungkinan ada, tetapi hanya satu atau dua orang saja, dikarenakan tempat yang kurang strategis. Selain itu perijinan menjadi faktor yang harus dipenuhi berikutnya, hal itu jikalau Anda berjualan ditempat umum, atau lahan milik orang lain. Jika tempat tersebut milik Anda sendiri, perijinan tentu tidak diperlukan

  1. Penggunaan gerobak sebagai lapak berjualan

Tempat yang jauh dari rumah, mengharuskan Anda untuk menggunakan sarana yang efisien yaitu gerobak, dengan gerobak memungkinkan Anda untuk melakukan mobilitas yang efektif, semua fasilitas yang digunakan untuk berjualan dapat ditampung didalam satu tempat tersebut, sekalian digunakan untuk sarana memasak dan menjualnya. Ringkas dan mudah, dibandingkan bila Anda menggunakan meja, tentunya jika tidak Anda titipkan ditempat orang dan Anda akan kerepotan untuk urusan angkat junjung baik pada saat akan buka ataupun tutup lapak, kecuali jika Anda berjualan didalam kios. Dengan kata lain gerobak adalah lapak portable yang akan banyak membantu

  1. Variasi menu dan cita rasa menu

Soal menu dan rasa, bisa menjadi andalan penjual. Menu yang bervariatif serta rasa yang gurih dan renyah akan dapat menggoda calon pembeli untuk singgah dan mencicipi cita rasa dagangan Anda. Tidak hanya satu atau dua macam saja, tetapi lebih dari itu dapat memberikan tawaran sehingga pembeli bisa jadi lebih konsumtif

  1. Ukuran dan harga

Ukuran yang besar tidak selamanya dicari oleh pembeli, yang penting rasa yang sesuai dengan lidah. Tetapi ada sebagian pembeli yang memang mementingkan ukuran satuan gorengan yang besar, sehingga dapat mengenyangkan. Soal harga tentunya menyesuaikan dengan ukuran satuan gorengan yang akan Anda hasilkan, besar kecil ukuran satuan gorengan menentukan berapa Anda harus mematok harga persatuannya, ukuran sedang dengan harga murah akan lebih memikat pembeli, jangan terlalu mahal, karena bisa jadi membuat pembeli akan enggan datang kembali. Anda bisa juga melihat kondisi pembeli didaerah tersebut, bagaimana jika seperti ini dan bagaimana jika seperti itu, studi pasar dapat Anda lakukan secara mandiri, sehingga akan didapatkan formula yang pas dengan kondisinya

  1. Cadangan modal

Menjadi sebuah keharusan demi tetap terbukanya lapak dagangan Anda, cadangan modal usaha dapat menyelamatkan usaha yang baru atau sudah berjalan beberapa saat tersebut. Belum tentu saat buka pertama kali lapak gorengan Anda akan langsung diserbu oleh pembeli, tentunya pembeli juga membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan keberadaan lapak baru Anda. Jika hasil racikan Anda memang benar-benar menjual, maka selain cara Anda menjual juga menentukan, dalam beberapa saat kedepan lapak gorengan Anda akan ramai diserbu pembeli, syaratnya ada kualitas, ada pembeli

  1. Kapan saat harus meracik bahan

Tidak berbeda dengan berjualan makanan lainnya, berjualan gorengan juga membutuhkan persiapan untuk meracik bahan-bahannya, terlebih waktu untuk berbelanja memperoleh bahan-bahan tersebut. Jadi harus ada waktu diawal sebagai waktu ekstra untuk mempersiapkan dan meracik bahan-bahannya, untuk proses menggoreng ada baiknya dilakukan saat Anda telah siap dibelakang gerobak, untuk menjaga agar gorengan masih dalam keadaan panas atau hangat

  1. Jika tidak habis terjual

Bagaimana solusi jika masih ada gorengan yang tersisa, dan belum laku terjual?, tentunya akan menjadi kendala, karena itu merupakan laba kita yang belum terjual. Jika memungkinkan Anda dapat jual obral atau murah untuk memikat pembeli, dari pada harus dibawa pulang untuk Anda makan sendiri, atau bisa jadi Anda buang jika terlalu banyak, sayang bukan..

Demikian artikel yang TUKARPIKIRAN.NET dapat sajikan, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Saran dan masukan yang bersifat membangun dapat Anda tinggalkan melalui kolom komentar yang tersedia. Terima kasih..

 

Share on Facebook7Share on Google+0Tweet about this on Twitter0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *