Update BIOS ala Asus A43S

By | February 12, 2017

Apakah yang terpikirkan dibenak Anda apabila laptop Anda tiba-tiba saja tidak dapat melakukan Booting secara normal ?, bahkan kecenderungan berakhir dengan pesan gagal!. Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan rangkaian sistem operasi menjadi bermasalah atau Error, salah satunya proses Scandisk yang gagal, driver BIOS yang mulai usang saat dipadukan dengan aplikasi-aplikasi terbaru, serta beberapa penyebab lain nya.

Ada beberapa contoh kasus untuk hal tersebut, salah satunya adalah selalu di redirect ke menu Start Normally Windows, atau salah satu contoh kasus lain yang pernah terjadi pada laptop Asus, yaitu me-redirect laju proses pada tampilan Easy Flash Utility dan hal ini pernah terjadi pada Asus type A43S.

Pada kesempatan kali ini TUKARPIKIRAN.NET ingin berbagi pengalaman untuk menyelesaikan kasus

kedua kasus diatas, mengenai bagaimana mengatasi sistem kerja laptop Asus yang meminta Update BIOS, agar supaya dapat kembali normal saat proses loading Booting ke sistem operasi yang Anda miliki.

Berikut ini adalah moment saat laptop Asus meminta Update BIOS :

Untuk memulai proses terlebih dahulu silakan Anda siapkan modul atau driver BIOS Asus Update terbaru. Hal ini dapat Anda peroleh melalui alamat berikut :                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Cek Driver, Download disini

Setelah berhasil mengunduh driver BIOS yang tentunya sesuai dengan versi terbaru dari driver sebelumnya, maka langkah selanjutnya adalah ekstrak file driver tersebut ke dalam Disk eksternal, seperti Flashdisk atau Harddisk eksternal agar file driver dapat berjalan dengan baik dan mengurangi resiko yang dapat terjadi.

Untuk mengetahui type dan versi BIOS pada laptop Anda, silakan masuk ke menu BIOS terlebih dahulu dengan menekan tombol F2 saat proses Booting Windows pertama kali dijalankan. Anda dapat menentukan dan mengunduh versi terbaru dari driver BIOS sebelumnya.

Langkah selanjutnya adalah sorot partisi dari Flashdisk, dan untuk mengeksekusi driver BIOS tersebut silakan double click atau klik dua kali sehingga akan muncul kotak dialog berikut :

Pilih opsi “Yes” jika ingin melanjutkan proses Update

Langkah selanjutnya adalah melanjutkan ke menu “Easy Flash Utility”. Jika laptop Anda sudah otomatis masuk ke mode atau menu tersebut, maka dapat langsung mengeksekusi file driver, tetapi jika tidak maka dapat terlebih dahulu sorot menu “Advanced” pada saat berada pada halaman menu konfigurasi  BIOS. Pilih “Start Easy Flash – lalu tekan Enter”.

Setelah berada pada menu Easy Flash Utility, silakan Anda sorot file driver BIOS yang telah Anda download sebelumnya.  Kembali pada langkah yang telah TUKARPIKIRAN.NET singgung diatas, setelah itu double click atau klik 2 kali file driver tersebut dan tunggu beberapa saat.

Mode “Start Programming Flash -> Erasing ..”

Dalam proses ini dimaksudkan untuk menghapus memory flash di BIOS agar dapat diperbaharui dengan versi BIOS terbaru.

Mode “Start Programming Flash -> Programming”

Berikutnya adalah proses memprogram BIOS atau menulisi memory BIOS dengan rangkaian program / Firmware terbaru dari Update-an terkini

Pada laptop Asus Type A43S terdapat beberapa proses tambahan yaitu Erasing BB dan Programming BB. Proses tersebut dimaksudkan kurang lebih untuk mengatasi Bad BIOS yang ada pada versi BIOS sebelumnya.

Mode “Start Programming Flash -> Erasing BB”

Menurut TUKARPIKIRAN.NET pada step ini dimaksudkan untuk menghapus Bad BIOS dari Bugs-bugs yang ada pada memory flash di BIOS sebelumnya, agar dapat diperbaharui dengan versi BIOS terbaru.

Berikutnya adalah :

Mode “Start Programming Flash -> Programming BB”

Proses ini memprogram kembali memory flash BIOS dari Bugs-bugs yang ada, sehingga dapat kembali pada keadaan normal dan siap pakai.

Tahapan akhir nya yaitu :

Mode “Start Programming Flash -> Start Verifying”

Pada step ini akan berjalan proses verifikasi atau pengecekan terhadap Update BIOS yang telah dijalankan pada proses sebelumnya, hal ini akan menghasilkan pesan sukses atau tidak, berhasil atau gagal.

Dan …

Mode “Start Programming Flash -> Finish Verifying”

Ini adalah step akhir dari proses Update BIOS sebelum diteruskan ke prosese Shutdown Sistem Operasi.

Langkah berikutnya adalah hidup kan laptop Anda dan masuk kembali pada mode BIOS, silakan cek versi BIOS Anda sekarang, tentunya sudah ter-Upgrade dengan versi terbaru.

Dengan demikian Update BIOS dapat berguna untuk memperbaharui berbagai permasalahan (Bugs) atau pun Error yang  dapat terjadi pada laptop Anda, sekaligus memperbaharui versi nya. Segala permasalahan pada awal proses Booting Anda dapat diselesaikan dengan tanpa meng-Install ulang sistem operasi pada laptop Anda.

Silakan perhatikan juga berbagai macam hal yang dapat menyebabkan terjadinya kegagalan proses Update-nya (BIOS), persiapkan antisipasi untuk berbagai kemungkinan Error atau kesalahan yang dapat terjadi, agar tidak menambah permasalahan yang ada, seperti kehabisan daya battery laptop, penyimpanan file driver sumber yang terdapat banyak virus, dan beberapa hal lainnya.

Demikian artikel yang TUKARPIKIRAN.NET dapat sajikan, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Saran dan masukan yang bersifat membangun dapat Anda tinggalkan melalui kolom komentar yang tersedia. Terima kasih..

Share on Facebook6Share on Google+0Tweet about this on Twitter0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *