Mengatasi Laptop yang Sering Mati secara tiba-tiba

By | September 1, 2018

Melihat lebih kompleks jenis-jenis permasalahan yang muncul ketika Anda sedang memfungsikan perangkat komputer dalam kerja-kerja harian tampaknya tidak pernah habis dan sepi untuk dibahas, terlebih lagi apabila terdapat perlakuan-perlakuan tertentu yang menjadi penyebab munculnya permasalahan tersebut.

Banyaknya pertanyaan yang datang semakin melengkapi pengetahuan Anda mengenai bagaimana langkah tepat untuk mengetahui dan mengatasinya, tentunya bagi setiap Anda yang merasa penasaran mengapa hal tersebut dapat terjadi.

Dalam kesempatan kali ini TUKARPIKIRAN.NET ingin berbagi mengenai beberapa penyebab komputer laptop sering mati sendiri secara tiba-tiba, yang tentunya tanpa konfirmasi atau memberikan notifikasi terlebih dahulu sebelum mati kepada Anda. Hal ini sangat merugikan bagi Anda tentunya, selain mempercepat kerusakan Hardware lainnya, tentunya juga akan menyita banyak waktu untuk mengulangi apa yang sudah Anda kerjakan.

Berikut ini ilustrasi mengenai hal yang terjadi dan cara mengatasinya …

Hal yang terjadi :

Komputer laptop tiba-tiba saja mati ketika Anda sedang menyelesaikan kerja-kerja kantor atau tugas-tugas kuliah, hal tersebut bukan disebabkan karena simpanan baterai habis, dikarenakan indicator prosentase daya masih menunjukkan prosentase yang lebih dari cukup untuk satu setengah jam kedepan.

Apakah hal ini menandakan perangkat baterai pada komputer laptop Anda sudah drop ? …

Ternyata setelah posisi komputer laptop tersambung dengan charger daya baterai, sepersekian menit tiba-tiba saja komputer laptop mati tanpa adanya notifikasi atau konfirmasi kesalahan yang terjadi !

Sampai pada kondisi “laptop on charger” juga belum mendapatkan solusi … !

Kemudian apakah yang terbesit dalam benak Anda setelah membuahkan pertanyaan “Ada apa …?

Silakan simpan pertanyaan tersebut dan mulailah untuk mencari solusi untuk mengatasinya …

Cara mengatasi :

  1. Buka kembali pertanyaan Anda sebelumnya “Ada apa ? …

Sistem operasi aman, kemudian kondisi baterai tidak berpengaruh (alias masih safety), charger laptop tidak bermasalah !…

Yakinkah Anda apabila laptop Anda tidak bermasalah ? …

  1. Tahukah Anda, mengenai beberapa kondisi yang terjadi dari permasalahan sering mati secara tiba-tiba, hal ini secara fakta mengungkapkan bahwa sesungguhnya kondisi laptop Anda tidak dalam kondisi stabil, adapun fakta tersebut antara lain :
    1. Kondisi suhu laptop yang terlalu panas (Overheat) dikarenakan Kipas laptop rusak dan banyaknya debu sehingga tebal dan menghalangi sirkulasi keluar masuknya udara didalam
    2. Kondisi prosessor yang terlalu panas dikarenakan pasta pendingin (Heatsink Compound) yang sudah kering dan mengeras
    3. Kondisi penggunaan laptop diatas busa atau kasur secara langsung, sehingga memberikan sirkulasi udara yang buruk bagi laptop, dari hal ini dapat juga menyebabkan kerusakan sel baterai sehingga menjadi cepat drop
    4. Kondisi piranti RAM yang kurang memadahi untuk kerja yang lebih besar, dan kondisinya yang kotor atau berdebu
    5. Terjadinya crashing program, selepas Anda melakukan install aplikasi game, atau sejenisnya
    6. Kondisi Main Board yang sudah mulai usang atau dikarenakan adanya kerusakan awal akibat benturan atau sejenisnya

Dari beberapa kondisi tersebut diatas, TUKARPIKIRAN.NET mengkerucutkan pada kerusakan kipas prosessor (Fan Processor), karena setelah dicoba dengan kipas (fan) yang masih berfungsi, laptop menjadi stabil dan tidak lagi sering mati secara tiba-tiba, selain juga diberikan tambahan pasta pendingin (Heatsink Compound) pada bagian Heatsink yang menempel pada prosessor dan pada bagian luar prosessor itu sendiri

  1. Langkah berikutnya setelah Anda mengetahui permasalahannya, silakan lakukan kegiatan bongkar dan bersih-bersih bagian dalam komputer laptop Anda, tentu saja jika Anda telah memiliki keahlian dalam hal ini
  2. Seperti apa yang sudah diungkapkan sebelumnya, silakan cek langsung kipas prosessor, bersihkan kotoran atau debu yang menempel dan menghalangi rotasi prosesnya, hingga pada jaring-jaring Heatsink sebagai pintu keluar masuknya udara
  3. Oleskan pasta pendingin (Heatsink Compound) pada bagian prosessor dan Heatsink yang bersinggungan langsung (menempel) dengan bagian prosessor, setelah sebelumnya bersihkan pasta yang telah keras yang menempel pada prosessor dan Heatsink secara perlahan agar tidak menginggalkan goresan yang dapat menjadi masalah baru (gunakan tisu untuk membersihkan bagian luar prosessor), hal ini untuk memastikan kondisi kestabilan suhu prosessor
  4. Jika setelah hal ini, kondisi laptop menjadi stabil kembali, maka cukup sampai disitu langkah penanganannya, berarti Anda telah berhasil melakukan maintenance, tetapi apabila masih dalam kondisi mati secara tiba-tiba (hal ini berdasarkan pengalaman TUKARPIKIRAN.NET), maka dapat dipastikan kipas prosessor Anda telah rusak.

Rusaknya kipas berarti rotasi kipas tidak berjalan sebagaimana seharusnya, sehingga menyebabkan suhu udara tidak normal alias Overheat dan komputer laptop dapat mati secara tiba-tiba tanpa adanya notifikasi atau konfirmasi terlebih dahulu

Silakan ganti kipas prosessor (Fan Processor) dengan unit yang masih berfungsi baik, tambahkan pasta pendingin untuk menjaga kestabilan prosessor, apabila sampai disini masalah Anda teratasi, maka selanjutnya adalah menyimpulkan kondisi awal sampai akhir untuk Anda jadikan acuan pada kondisi-kondisi selanjutnya

Segala sesuatunya memiliki beberapa kemungkinan dan kecenderungan yang dapat Anda pelajari lebih lanjut, seperti juga komputer laptop. Menemukan permasalahan baru hal itu juga berarti Anda menemukan solusi penyelesaian baru yang sepatutnya dibagikan untuk orang lain agar lebih bermanfaat

Demikian artikel yang TUKARPIKIRAN.NET dapat sajikan, semoga dapat bermanfaat untuk Anda. Saran dan masukan yang bersifat membangun dapat Anda tinggalkan melalui kolom komentar yang tersedia. Terima kasih..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *